Bisakah pembalasan dendam Raheem Sterling di Liverpool datang di Liga Champions?

Dari sapaan pelatih ke atmosfer Eropa yang unik, Liverpool meyakini mereka bisa mengintimidasi Manchester City dengan perform jelek saat mereka berjumpa di leg pertama perempat final Liga Champions minggu kedepan. Anfield mempunyai reputasi untuk menarik The Reds lewat malam-malam Eropa yang susah dengan kemenangan vintage atas Saint-Etienne, Olympiakos, Chelsea serta Borussia Dortmund turun dalam narasi rakyat. Liverpool mungkin saja 18 point di belakang beberapa pemimpin di Liga Premier, tapi pengagum tidak lihat bagian mereka menjadi tidak diunggulkan, terpenting sesudah akhiri 30 kompetisi berturut-turut tidak terkalahkan City di Januari dengan kemenangan 4-3 yang menegangkan.

Di kesempatan itu, Anfield goyang dengan kebisingan serta situasi, walau bos City Pep Guardiola bersikukuh jika itu tidak ada hubungan dengan hasil akhir, dengan konsentrasi pada 10 menit yang hilang ingatan saat timnya kehilangan ketenangan mereka. Fans tuan-rumah, walau, yakin itu dapat berperan untuk memberi team mereka keuntungan first-leg terpenting mendekati leg ke-2 di Etihad Fase enam hari lalu. Tentunya itu hidup saat dua club berjumpa empat tahun lantas saat kedua-duanya pergi untuk judul. Liverpool menang 3-2 untuk ambil dikit kelebihan di puncak. Akan tetapi, itu merupakan lingkungan yang saling bising serta intensif dua minggu lalu saat Liverpool ditaklukkan 2-0 di kandang oleh Chelsea dalam kompetisi yang pada akhirnya membuat mereka kehilangan titel. Lalu desakan nampaknya sampai ke team tuan-rumah, termasuk juga pemain senior – kapten sangat populer Steven Gerrard, yang menyelusup di build-up untuk gol pembuka Demba Ba.

Lihat Juga :  Ketika ketua Tottenham Daniel Levy cenderung paling tidak populer dengan pendukung klub.

Ini tunjukkan situasi menggelegar bisa memengaruhi bahkan juga yang terunggul serta banyak bekas pemain Liverpool sudah memerintah pemirsa untuk membawa kebisingan untuk leg pertama untuk buang Kota dari langkah mereka. Tetapi pemain City, termasuk juga Liverpool No 1 tujuan Raheem Sterling, sudah mengintimidasi beberapa tempat seperti Stadio San Paolo Napoli atau Manchester United Old Trafford telah musim ini serta pergi dengan kemenangan. Sterling – konsentrasi reguler untuk kemarahan beberapa simpatisan di beberapa tempat jauh di semua Inggris, tidak cuma Anfield – sudah tunjukkan musim ini, lebih dari yang lainnya, jika itu tidak mengganggunya. Dia mainkan peranan terpenting dalam perjalanan City yang nampaknya tidak terhindar menuju titel dengan satu pengecualian : Liverpool. Pemain internasional Inggris berumur 23 tahun itu sudah kembali pada club awal mulanya dalam tiga peluang serta setiap saat itu jadi bencana. Kembalinya dia yang pertama sesudah transfer sejumlah 49 juta poundsterling dari Liverpool ke City hadir pada Maret 2016.

Lalu, Manajer Kota Manuel Pellegrini bersikukuh pemain itu dapat ambil desakan sesudah fans Liverpool menuturkan ketidakbahagiaan mereka atas keluarnya. Sterling cuma bertahan 45 menit dengan tiap-tiap sentuhan sayap dicemooh serta Reds full-back Jon Flanagan memberikan beberapa simpatisan persis apakah yang mereka kehendaki dengan menangani menusuk awal yang dirayakan hampir sekitar tiap-tiap gol dalam kemenangan 3-0 mereka. Sterling kembali sembilan bulan lalu, kesempatan ini dibawah Guardiola. ” Tetap susah saat banyak orang tidak ada disamping Anda, mereka bersiul, itu tidak ringan. Tapi itu merupakan sisi dari pertumbuhannya serta menjadi pemain yang sangat baik, ” kata pelatih Catalan sebelum kompetisi. ” Kami akan coba serta mengatasi situasinya. Tetapi jelas dia mesti konsentrasi pada apakah yang perlu dia kerjakan sendiri – itu hanya satu langkah dia dapat mengatasinya. ” Itu gagal. Sterling sekurang-kurangnya berjalan 90 menit, tapi ia serta City menyedihkan dalam kompetisi suram dimenangkan oleh sundulan awal Georginio Wijnaldum. Tiga musim semenjak kepindahannya serta fans Liverpool masih tetap menaruh dendam, mencela Sterling selama kemenangan 4-3 mereka pada Januari waktu pemain sayap itu kehilangan pertempuran individu dengan Andrew Robertson yang tidak kenal capek sebelum pada akhirnya ditarik di menit ke-71.

Lihat Juga :  Harry Maguire ke Manchester United

Tidak ada yang akan memberikan Sterling kesenangan yang semakin besar dibanding pada akhirnya akhiri kesengsaraan Anfield-nya. ” Saya sebetulnya begitu menikmatinya saat Anda dengar pelecehan karena Anda ingin cetak serta membuat mereka makin geram, ” tuturnya pada ESPN FC pada bulan Desember. Tentunya Sterling sudah tunjukkan ketahanannya – berjuang kembali dari Kejuaraan Eropa mimpi jelek cuma dua tahun lantas saat fans Inggris berkampanye untuk mengirimnya pulang dari Prancis – untuk membuahkan bentuk terunggul dalam kehidupannya, dengan 20 gol serta 11 assist telah ini musim. Dia sudah membuat dianya hampir tidak dapat dirombak untuk Guardiola.

Hampir, karena bila ada satu tempat serta satu kompetisi yang Catalan mungkin saja akan memutus untuk mengerjakannya tanpa Sterling, itu merupakan kompetisi Liga Champions dengan Liverpool di Anfield. Sesudah tiga flop kembali pada club lamanya, Guardiola punya potensi akan memutus untuk pergi dengan Bernardo Silva, yang belakangan ini sudah tampilkan formulir yang lihat dia menolong Monaco ke titel Ligue 1 serta semi final Liga Champions sebelum geser ke Etihad pada musim panas. Tapi Sterling akan putus harapan untuk peluang lainnya. Pengagum Liverpool mungkin saja memandang Sterling lemah dengan mental didalam rumah mereka yang bising serta akan kembali menatapnya, tapi hampir tidak ada step yang semakin besar buat Sterling untuk pada akhirnya tunjukkan pada karyawan lamanya apakah yang mereka terlewat.

Lihat Juga :  Jenius sederhana yang mendorong Kroasia di Piala Dunia kata Luka Modric

Baca Juga Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme